Jenis Jenis Kambing Yang Boleh Digunakan Untuk Qurban

Jenis-jenis kambing yang dijadikan hewan qurban memang haruslah memenuhi beberapa syarat. Karena ketika hewan qurban yang akan disembelih tidak memenuhi syarat, akan menjadi menurunkan keabsahan dari ibadah qurban dan bahkan tidak sah dari pelaksanaan qurban tersebut. Oleh karena itu, bagi seorang muslim haruslah memahami dengan sepenuhnya tentang jenis dan syarat hewan qurban.

Saat ini ada banyak jenis hewan qurban dari segi fisik yang besar dan kekar. Namun yang menjadi hal penting pada pelaksanaan ibadah hewan qurban ialah bukan dari fisik nya saja, melainkan dari beberapa aspek juga. Sehingga ketika syarat dan jenis yang telah terpenuhi, akan membuat sah ibadah qurbannya. Dan ini harus dan wajib dimengerti oleh seorang muslim ketika akan berqurban.

Jenis-Jenis Kambing Yang Boleh Untuk Qurban

  1. Kambing Kacang

Jenis jenis kambing yang boleh untuk dijadikan hewan qurban yaitu kambing jenis kacang. Kambing ini secara fisik memang tidak terlalu besar dan tinggi, namun cara pemeliharannya yang cukup mudah. Sehingga banyak peternak lebih memilih mengembangkan kambing jenis ini. Kambing ini memiliki bulu yang lurus dan tidak keriting dengan warna yang terang.

 

Kambing kacang ini memiliki tinggi badan sekitar 64 cm dengan berat badan proporsional 25 kg apabila kambing jantang, dan 20 kg bila kambing betina.  Ciri khusus dari kambing kacang ini yaitu kuping yang lurus tegak dan tanduk yang melingkar pendek, karena memang kambing ini bukan termasuk ke jenis kambing petarung.

  1. Kambing Etawa

Kambing jenis lain yang sering digunakan dalam proses qurban yaitu kambing etawa. Saat ini memang banyak pelaku peternak dari hewan qurban ini yang lebih banyak mengembangkan kambing etawa, karena dari segi penjualan dan susu yang dihasilkan bisa mendapatkan hasil yang berlipat sehingga tidak sekadar dagingnya saja.

 

Kambing etawa ini memiliki badan yang tinggi, tentunya berbeda dengan kambing kacang yang lebih pendek. Berat  dari kambing etawa jantan bisa mencapai 129 kg, sedangkan berat kambing etawa betina hanya mencapai 66 kg. Hasil susu bagi kambing etawa tua bisa mencapai 3 liter per harinya, tentunya menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

  1. Kambing Peranakan Etawa

Jenis kambing yang sering digunakan oleh kebanyakan orang indonesia yaitu kambing peranakan etawa. Kambing ini hasil dari persilangan kawin dari kambing etawa dan kambing lokal indonesia. Hal ini dilakukan karena dengan melakukan penyilangan, maka akan menghasilkan kambing dengan fisik etawa dan bisa beradaptasi dengan suhu yang ada di indonesia.

  1. Kambing Jawarandu

Kambing jawarandu ini dihasilkan dari persilangan antara kambing etawa dengan kambing jenis kacang. Adapun secara fisik dari kambing jawarandu ini akan menghasilkan jenis kambing yang sebagian mirip kambing etawa dan sebagian mirip kambing kacang. Adapun secara keseluruhan ciri khusus dari kambing ini lebih dominan kambing etawa.

 

Kambing persilangan antara etawa dan kambing kacang ini pun bisa memproduksi susu sebanyak 1,5 liter per hari.

  1. Kambing Saenen

Kambing saenen ini termasuk kambing impor dari negara swiss. Memang kita ketahui bersama jika kambing dari negara swiss ini memiliki keunikan tersendiri yaitu baik jantan maupun betina tidak memiliki tanduk. Secara syariah, kambing ini diperbolehkan untuk dijadikan hewan sembelihan ketika proses ibadah qurban.

 

Saat ini populasi kambing saenen ini berjumlah ratusan ribu yang tersebar di beberapa titik tempat pemerahan susu. Karena memang kambing jenis saenen ini memiliki intensitas susu yang tinggi, sehingga banyak digemari oleh para perternak susu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *